frivgame.id – Jakarta – Pelatih Newcastle United Eddie Howe secara terbuka memuji kekuatan dan kualitas lawannya, Manchester City, menyebut juara bertahan Premier League itu sebagai tim terbaik yang dihadapi Newcastle sepanjang musim ini. Pernyataan tersebut muncul usai kekalahan 1–3 Newcastle dari City dalam laga putaran kelima FA Cup 2025/26 di St James’ Park, Sabtu malam lalu.
City tampil mendominasi meski memulai pertandingan dengan rotasi pemain, bahkan sempat tertinggal lebih dulu melalui gol awal dari Harvey Barnes. Tendangan balasan dari Savinho sebelum turun minum dan dua gol dari Omar Marmoush di babak kedua membawa City unggul nyaman dan melaju ke perempat final Piala FA.
Usai pertandingan, Howe tidak segan mengakui kekuatan tim asuhan Pep Guardiola itu. Ia mengatakan bahwa meskipun City melakukan beberapa perubahan dalam susunan pemain mereka, kualitas teknis dan kedalaman skuad mereka sangat luar biasa — bahkan lebih unggul dibanding tim lain seperti Arsenal yang juga sering menjadi lawan Newcastle musim ini.
“Mereka memiliki kedalaman skuad yang luar biasa. Kita melihat bagaimana mereka menguasai bola dan memaksa lawan kelelahan. Itu sebabnya, bagi saya, City adalah tim terbaik yang pernah kami hadapi musim ini,” ujar Howe.
Manchester City Tunjukkan Kelasnya
City tidak hanya menang, tetapi tampil dominan usai tertinggal di awal laga. Kemampuan mereka untuk mempertahankan penguasaan bola dan mengontrol tempo permainan menjadi faktor kunci dalam kebangkitan dan kemenangan 3–1 tersebut.
Catatan ini juga menambah tren positif City atas Newcastle musim ini — dengan beberapa kemenangan sebelumnya di kompetisi domestik lainnya — sekaligus memperlihatkan konsistensi tim dalam mengejar gelar domestik dan di ajang piala.
Dampak pada Newcastle United
Meski menelan kekalahan, Howe tetap mencoba melihat sisi positif — terutama dari semangat awal permainan Newcastle. Namun, ia mengakui bahwa timnya kehabisan energi ketika menghadapi intensitas tinggi yang diperagakan City di babak kedua.
Newcastle kini harus fokus kembali ke upaya bertahan di kompetisi Premier League dan persiapan menghadapi laga besar berikutnya, termasuk pertandingan penting di Liga Champions.












