Jakarta, 10 Maret 2026 – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkapkan bahwa 36 Warga Negara Indonesia (WNI) telah mendaftarkan diri untuk dipulangkan dalam gelombang kedua evakuasi dari Iran. Pernyataan ini disampaikan usai menyambut kedatangan kelompok pertama WNI yang telah berhasil tiba di Tanah Air dari situasi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
🔹 Evakuasi WNI dari Iran Dilanjutkan
Menurut Menlu Sugiono, pemerintah Indonesia terus melakukan koordinasi intensif terkait proses repatriasi WNI dari Iran. Hingga saat ini, sebanyak 36 WNI telah mendaftarkan diri untuk gelombang kedua, dan jadwal keberangkatannya masih dalam perencanaan berdasarkan situasi di lapangan.
Proses repatriasi ini bersifat sukarela, artinya setiap WNI yang merasa berada dalam kondisi tidak aman berhak meminta pemulangan melalui perwakilan Indonesia di lokasi. Meski situasi di beberapa wilayah Iran masih relatif terkendali, pemerintah tetap mengutamakan keselamatan warga negara.
✈️ Perkembangan Gelombang Pertama
Sebelumnya, gelombang pertama evakuasi telah berhasil membawa pulang 22 WNI, yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Selasa (10/3/2026). Menlu Sugiono menyampaikan bahwa gelombang pertama ini terdiri dari 32 WNI, di mana 22 orang telah tiba dan 10 lainnya dijadwalkan tiba keesokan harinya.
Pemerintah memfasilitasi proses evakuasi tersebut melalui kerja sama dengan perwakilan Indonesia di wilayah sekitar, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran dan jalur transit melalui Azerbaijan.
📌 Pertimbangan Pemerintah
Sugiono menjelaskan bahwa jadwal kepulangan gelombang kedua masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti:
- Situasi keamanan terkini di Teheran dan wilayah sekitarnya
- Kondisi perbatasan dan jalur evakuasi yang aman
- Ketersediaan transportasi dan logistik evakuasi
- Aturan otoritas negara-negara transit dan pembatasan wilayah udara
Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia masih berhati‑hati dalam menentukan waktu kepulangan demi memastikan keselamatan seluruh WNI yang akan dipulangkan.
🛂 Imbauan bagi WNI dan Calon Wisatawan
Menlu Sugiono juga mengimbau seluruh WNI yang berada di kawasan Timur Tengah untuk memantau terus perkembangan situasi keamanan. Bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke wilayah konflik, disarankan menunda perjalanan jika tidak mendesak demi keamanan dan kenyamanan perjalanan.
📰 Kesimpulan:
Proses pemulangan WNI dari Iran terus berlanjut. Pemerintah Indonesia melalui Kemlu RI berupaya mengatur evakuasi secara bertahap dengan mempertimbangkan situasi keamanan, kesiapan logistik, dan kondisi WNI. Gelombang kedua repatriasi telah mencatat 36 pendaftar, dan kepulangan mereka diharapkan dapat berjalan dalam waktu dekat setelah melalui berbagai koordinasi.












